Pesawaran, 18 Juni 2026 – Program Studi Pariwisata Institut Teknologi Sumatera (ITERA) turut berpartisipasi dalam diskusi strategis bersama Pemerintah Kabupaten Pesawaran mengenai arah pengembangan destinasi pariwisata yang berkelanjutan dan berbasis masyarakat. Kegiatan yang diselenggarakan di Kantor Pemerintah Kabupaten Pesawaran ini menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan pariwisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam diskusi tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesawaran menyampaikan bahwa potensi pariwisata daerah sangat besar, namun kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, pemerintah daerah mendorong pendekatan pembangunan yang mengintegrasikan sektor pariwisata dengan pertanian, UMKM, ekonomi kreatif, serta pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata.
Program Studi Pariwisata ITERA menyambut baik arah kebijakan tersebut karena sejalan dengan pendekatan pengembangan pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) yang menjadi salah satu fokus keilmuan di program studi. Melalui kolaborasi ini, dosen dan mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi dalam penyusunan kajian, pendampingan masyarakat, pengembangan produk wisata, hingga penyusunan model bisnis destinasi yang berbasis potensi lokal. Salah satu agenda prioritas yang dibahas adalah pengembangan pilot project desa wisata berbasis komoditas unggulan cokelat. Program Studi Pariwisata ITERA melihat inisiatif ini sebagai peluang untuk mengembangkan konsep pariwisata gastronomi yang mengintegrasikan pengalaman wisata dengan proses budidaya, pengolahan, hingga pemasaran produk cokelat lokal. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperkuat identitas destinasi melalui cerita, budaya, dan kearifan lokal Kabupaten Pesawaran.
Selain itu, kawasan Way Ratai, Sungai Langka, Mulyosari, dan Wiyono dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat wisata berbasis agro, gastronomi, dan UMKM. Program Studi Pariwisata ITERA dapat berkontribusi dalam penyusunan paket wisata, interpretasi destinasi, strategi pemasaran digital, branding desa wisata, hingga peningkatan kapasitas kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan pelaku UMKM. Diskusi juga menyoroti pentingnya penyusunan strategi pengembangan kawasan Ketapang dan Teluk Pandan yang mempertimbangkan keseimbangan antara pembangunan sektor pertahanan, konservasi, dan aktivitas pariwisata masyarakat. Dalam konteks ini, Program Studi Pariwisata ITERA memiliki peran dalam melakukan kajian akademik mengenai dampak pengembangan kawasan terhadap destinasi wisata, penyusunan rekomendasi pengelolaan kawasan pesisir, serta perencanaan destinasi yang adaptif terhadap perubahan kebijakan.

Aspek aksesibilitas destinasi juga menjadi perhatian bersama. Pemerintah Kabupaten Pesawaran mengharapkan adanya kajian mengenai pengembangan koridor wisata, sistem transportasi hub-to-hub, serta pola perjalanan wisatawan agar mampu meningkatkan lama tinggal (length of stay) dan kunjungan ulang (repeat visit). Kajian tersebut menjadi salah satu ruang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama Program Studi Pariwisata ITERA melalui kegiatan penelitian maupun tugas akhir mahasiswa. Sebagai institusi pendidikan tinggi, Program Studi Pariwisata ITERA tidak hanya berperan sebagai penyedia kajian ilmiah, tetapi juga sebagai mitra dalam pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kabupaten Pesawaran diharapkan dapat menjadi laboratorium pembelajaran (living laboratory) bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu kepariwisataan secara langsung melalui kegiatan kuliah lapangan, penelitian, magang, pendampingan desa wisata, hingga program pengabdian kepada masyarakat.
Kolaborasi lintas disiplin juga menjadi salah satu poin penting dalam diskusi. Pengembangan mesin pengolahan cokelat bersama bidang Teknik Mesin dan Teknik Elektro, penguatan pemasaran digital bersama bidang teknologi informasi, serta pengembangan model bisnis bersama Program Studi Pariwisata menunjukkan komitmen ITERA dalam menghadirkan solusi yang komprehensif terhadap pengembangan kawasan. Ke depan, hasil diskusi ini diharapkan menjadi dasar penyusunan program kerja bersama antara Pemerintah Kabupaten Pesawaran dan ITERA, termasuk penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS), pengembangan prototipe desa wisata yang dapat direplikasi di berbagai wilayah, serta penyusunan studi kelayakan sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan daerah.Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan Program Studi Pariwisata ITERA, pengembangan pariwisata Kabupaten Pesawaran diharapkan mampu menghasilkan destinasi yang berdaya saing, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan UMKM, dan optimalisasi potensi lokal sebagai penggerak ekonomi daerah.
Section Title
Program Studi Pariwisata ITERA Dukung Pengembangan Destinasi Berbasis Masyarakat di Kabupaten Pesawaran
Byadmin
Juni 19, 2026
Uncategorized
Pesawaran, 18 Juni 2026 – Program Studi Pariwisata Institut Teknologi Sumatera (ITERA) turut…
Read More

Program Studi Pariwisata ITERA Sambut Siswa-Siswi SMKN 6 Bandar Lampung dalam Kunjungan Edukatif
Byadmin
Juni 9, 2026
Berita,Kegiatan,Uncategorized
Lampung Selatan, 8 Juni 2026 — Program Studi Pariwisata Institut Teknologi Sumatera (ITERA)…
Read More

Program Studi Pariwisata ITERA Jajaki Kolaborasi Pengembangan Destinasi Wisata Berkelanjutan di Kabupaten Pesawaran
Byadmin
April 30, 2026
Uncategorized
Lampung Selatan- 28 April 2026 Program Studi Pariwisata Institut Teknologi Sumatera (ITERA) bersama…
Read More

Penguatan Pembelajaran Lapangan: Mahasiswa Program Studi Pariwisata ITERA Eksplorasi Ekowisata di Kawasan Taman Nasional Way Kambas
Byadmin
April 24, 2026
Akademik,Berita,Kegiatan
Lampung Timur, 23 April 2026 — Mahasiswa Program Studi Pariwisata Institut Teknologi Sumatera…
Read More

Prodi Pariwisata Sukses Mengimplementasikan Pengembangan SENTRA melalui Aktivitas Wisata Gastronomi bertema “KURENAI NO KIZUNA MATSURI”
Byadmin
April 20, 2026
Berita,Kegiatan
Lampung Selatan, 19 April 2026 – Sumatera Economic Network for Trade and Relations Institut…
Read More

Program Studi Pariwisata ITERA Dukung Event SENTRA sebagai Wadah Edukasi, Kreativitas, dan Penguatan Pariwisata Berbasis Komunitas
Byadmin
Maret 31, 2026
Berita,Kegiatan
Lampung Selatan, Maret 2026 – Program Studi Pariwisata, Fakultas Teknologi Infrastruktur dan…
Read More

Perkuat Perencanaan Pariwisata Daerah, Mahasiswa Prodi Pariwisata ITERA Lakukan Studi Lapangan di Pesisir Barat
Byadmin
Maret 31, 2026
Akademik,Berita,Kegiatan
Mahasiswa Pariwisata ITERA Gelar Kuliah Lapangan di Pesisir Barat, Susun Arah Pengembangan…
Read More
Prodi Pariwisata, Eksplorasi Potensi dan Penyusunan Basis Data Pariwisata Berkelanjutan melalui Studio Perencanaan Pariwisata di Kabupaten Lampung Barat
Byadmin
Maret 31, 2026
Akademik,Berita,Kegiatan
Mahasiswa Pariwisata ITERA Sukses Laksanakan Survei Lapangan untuk Perencanaan Pariwisata…
Read More

Disparpora Lampung Timur Jajaki Kerja Sama dengan Prodi Pariwisata ITERA untuk Pengembangan Destinasi Wisata Daerah
Byadmin
Desember 15, 2025
Uncategorized
Lampung Selatan, 12 Desember 2025 — Program Studi Pariwisata Institut Teknologi Sumatera (ITERA)…
Read More

