Prodi Pariwisata, Eksplorasi Potensi dan Penyusunan Basis Data Pariwisata Berkelanjutan melalui Studio Perencanaan Pariwisata di Kabupaten Lampung Barat

Mahasiswa Pariwisata ITERA Sukses Laksanakan Survei Lapangan untuk Perencanaan Pariwisata Berkelanjutan di Lampung Barat

Lampung Selatan, 10 Maret 2026 – Mahasiswa Program Studi Pariwisata, Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan (FTIK), Institut Teknologi Sumatera (ITERA) yang tergabung dalam kegiatan Studio Perencanaan Pariwisata telah sukses melaksanakan survei lapangan di Kabupaten Lampung Barat pada tanggal 28 Februari hingga 7 Maret 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun basis data yang komprehensif sebagai dasar perencanaan pariwisata berkelanjutan di wilayah Lampung Barat. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan identifikasi terhadap empat aspek utama pengembangan pariwisata, yaitu destinasi, industri, pemasaran, dan kelembagaan.

Selama kegiatan berlangsung, tim mahasiswa berhasil mengidentifikasi dan memverifikasi sebanyak 97 daya tarik wisata serta 57 unit industri pariwisata yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Lampung Barat. Data yang diperoleh mencakup potensi wisata alam, budaya, hingga wisata petualangan yang menjadi keunggulan daerah yang dikenal sebagai “Bumi Sekala Bekhak”.

Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan koordinasi aktif dengan pemerintah daerah. Pada 2 Maret 2026, mahasiswa melakukan audiensi dengan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (DISPORAPAR) Kabupaten Lampung Barat. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara akademisi dan pemerintah dalam validasi data kebijakan, termasuk dokumen Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (RIPPARDA).

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengidentifikasi potensi dan kondisi eksisting, tetapi juga menganalisis berbagai tantangan dalam pengembangan sektor pariwisata. Hasil survei diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai peluang pengembangan destinasi wisata serta menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi perencanaan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Kabupaten Lampung Barat memiliki kekayaan potensi wisata yang beragam. Dengan pengelolaan yang optimal, sektor ini diyakini mampu menjadi penggerak ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Kegiatan Studio Perencanaan Pariwisata ini tidak hanya memberikan pengalaman akademik berbasis praktik bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi nyata dunia pendidikan dalam mendukung pengembangan pariwisata daerah. Melalui kolaborasi antara kampus, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan hasil kegiatan ini dapat menjadi referensi strategis dalam memajukan pariwisata Kabupaten Lampung Barat agar semakin dikenal luas.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *