Kategori: Uncategorized

Dosen Program Studi Pariwisata ITERA Tingkatkan Kompetensi Hospitality Melalui Pelatihan Table Manner

Lampung Selatan, 26 Juni 2026 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi sumber daya manusia, dosen Program Studi Pariwisata Institut Teknologi Sumatera (ITERA) mengikuti kegiatan Pelatihan Table Manner sebagai bagian dari penguatan kapasitas dosen di bidang hospitality. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengembangan profesional yang bertujuan untuk memperbarui pengetahuan dan keterampilan dosen sesuai dengan standar pelayanan yang diterapkan di industri pariwisata dan perhotelan. Pelatihan ini memberikan pemahaman mengenai etika bersantap dalam jamuan resmi, penggunaan peralatan makan sesuai standar internasional, tata urutan penyajian hidangan, etika komunikasi selama jamuan, serta sikap profesional yang menjadi bagian penting dalam industri hospitality. Selain materi teoritis, para dosen juga mengikuti sesi praktik sehingga memperoleh pengalaman langsung dalam menerapkan standar table manner yang berlaku di dunia industri.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah Program Studi Pariwisata ITERA untuk memastikan bahwa proses pembelajaran senantiasa selaras dengan perkembangan kebutuhan industri. Dengan mengikuti pelatihan secara langsung, dosen diharapkan mampu memperkaya materi perkuliahan melalui pengalaman praktis yang relevan dan terkini. Melalui pelatihan ini, dosen memperoleh berbagai manfaat, di antaranya meningkatkan pemahaman mengenai standar pelayanan dan etika hospitality, memperkuat kompetensi profesional sesuai dengan kebutuhan industri pariwisata, memperkaya metode pembelajaran berbasis praktik, serta memperluas wawasan mengenai penerapan table manner dalam berbagai kegiatan resmi maupun pelayanan kepada tamu. Pengalaman tersebut juga menjadi bekal bagi dosen dalam menyusun materi pembelajaran yang lebih aplikatif serta mendukung pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja.

Ke depan, kompetensi yang diperoleh para dosen akan diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran di Program Studi Pariwisata ITERA. Salah satu rencana tindak lanjut adalah penyelenggaraan pelatihan table manner bagi mahasiswa, sehingga mereka tidak hanya memahami teori mengenai hospitality, tetapi juga memiliki pengalaman praktik yang menjadi bekal memasuki dunia kerja di sektor pariwisata, perhotelan, restoran, dan industri jasa lainnya.

Melalui kegiatan peningkatan kapasitas dosen ini, Program Studi Pariwisata ITERA menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan melalui pengembangan kompetensi tenaga pendidik. Dengan dosen yang memiliki pengalaman dan wawasan sesuai standar industri, diharapkan proses pembelajaran akan semakin berkualitas dan mampu menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan serta kebutuhan industri pariwisata yang terus berkembang.

Categories: Berita Uncategorized

Program Studi Pariwisata ITERA Sambut Siswa-Siswi SMKN 6 Bandar Lampung dalam Kunjungan Edukatif

Lampung Selatan, 8 Juni 2026 Program Studi Pariwisata Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menyambut hangat kedatangan 33 siswa-siswi SMK Negeri 6 Bandar Lampung dalam
kegiatan Kunjungan Sekolah yang berlangsung pada Senin, 8 Juni 2026, di Kampus ITERA, Lampung Selatan. Acara yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB ini merupakan bagian dari upaya ITERA untuk membuka wawasan dan memperluas cakrawala pendidikan tinggi bagi generasi muda, khususnya yang tengah mempersiapkan diri melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi di bidang pariwisata.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Master of Ceremony, dilanjutkan dengan sesi pemaparan komprehensif yang disampaikan oleh jajaran dosen Program Studi Pariwisata. Dalam
sesi tersebut, para dosen memperkenalkan secara menyeluruh profil program studi, mulai darivisi dan misi, rekam jejak kegiatan akademik dan non-akademik mahasiswa, kurikulum perkuliahan yang menggabungkan kajian ilmiah dengan praktik lapangan, hingga ragam jalur penerimaan mahasiswa baru di ITERA yang dapat ditempuh oleh lulusan SMK. Para siswa tampak antusias menyimak setiap informasi yang disampaikan, yang diselingi pula dengan pameran karya-karya inovatif hasil kreasi mahasiswa Pariwisata ITERA, seperti buku panduan wisata, prototipe aplikasi pariwisata digital, serta produk kuliner kreatif berbasis budaya lokal.

Puncak antusiasme peserta terasa pada sesi “Story of Us”, yaitu sharing session yang menghadirkan dua mahasiswa dan mahasiswi aktif Program Studi Pariwisata ITERA sebagai
pembicara. Dalam sesi yang hangat dan interaktif ini, keduanya berbagi pengalaman nyata seputar kehidupan perkuliahan, mulai dari proses adaptasi di awal masa studi, keseruan praktikum lapangan dan field trip ke berbagai destinasi wisata, keterlibatan dalam organisasi kemahasiswaan, program magang di industri pariwisata, hingga prestasi yang diraih dalam berbagai kompetisi tingkat nasional. Kisah-kisah inspiratif ini disambut dengan antusias oleh para siswa dan menumbuhkan semangat serta motivasi untuk terus bermimpi dan berani melangkah menuju pendidikan tinggi.

Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab yang dinamis, prosesi penyerahan cinderamata antara ITERA dan SMKN 6 Bandar Lampung, serta sesi foto bersama yang penuh keakraban.
Koordinator Program Studi Pariwisata ITERA menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas kepercayaan SMKN 6 Bandar Lampung dalam memilih ITERA sebagai tujuan kunjungan edukatif, dan berharap kegiatan serupa dapat terus terjalin sebagai bentuk sinergi antara pendidikan menengah kejuruan dan perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia pariwisata yang unggul, kreatif, dan berdaya saing global.

Program Studi Pariwisata ITERA Jajaki Kolaborasi Pengembangan Destinasi Wisata Berkelanjutan di Kabupaten Pesawaran

Lampung Selatan- 28 April 2026 Program Studi Pariwisata Institut Teknologi Sumatera (ITERA) bersama Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan (FTIK) melaksanakan audiensi dan diskusi strategis bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran dalam rangka membahas perencanaan pengembangan destinasi pariwisata berbasis masyarakat dan kolaborasi lintas sektor. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 25 September 2025 di Ruang E104 ITERA. Diskusi ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah untuk mendukung pengembangan kawasan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Pesawaran. Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai potensi dan tantangan pengembangan pariwisata, khususnya di kawasan Teluk Pandan, Way Ratai, Ketapang, serta beberapa desa yang memiliki potensi unggulan berbasis pertanian, UMKM, dan wisata pesisir.

Pemerintah Kabupaten Pesawaran menyampaikan bahwa sektor pariwisata memiliki potensi besar, namun belum memberikan dampak optimal terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembangunan yang lebih terintegrasi melalui kolaborasi sektor pariwisata, pertanian, UMKM, dan pemberdayaan masyarakat desa.

Salah satu fokus pembahasan adalah pengembangan hilirisasi komoditas cokelat sebagai produk unggulan daerah. Kabupaten Pesawaran memiliki potensi produksi cokelat yang besar, khususnya di kawasan Way Ratai. Namun demikian, rendahnya nilai jual komoditas serta belum optimalnya pengolahan produk menjadi tantangan yang perlu diselesaikan bersama. Dalam diskusi tersebut, muncul gagasan pengembangan desa wisata berbasis cokelat yang mengintegrasikan sektor pertanian, UMKM, serta wisata gastronomi dengan melibatkan generasi muda.

Selain itu, peserta diskusi juga membahas pentingnya pengembangan model bisnis kreatif seperti coffee shop atau chocolate shop untuk mendukung pemasaran produk lokal. Pemerintah daerah juga mendorong adanya kolaborasi bersama Program Studi Pariwisata dan program studi lain di ITERA, seperti Teknik Mesin dan Teknik Elektro, dalam pengembangan mesin pengolahan cokelat yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Dalam aspek pengembangan kawasan, perhatian juga diberikan pada isu aksesibilitas dan pengembangan koridor wisata yang mengintegrasikan potensi wisata pesisir, hortikultura, dan desa wisata. Kawasan Ketapang turut menjadi perhatian karena adanya rencana pengembangan zona pertahanan yang berpotensi memengaruhi aktivitas ekonomi dan pariwisata masyarakat sekitar. Oleh sebab itu, diperlukan kajian mendalam terkait prioritas pembangunan, skema relokasi, serta strategi pengembangan kawasan yang tetap memperhatikan keberlanjutan sosial dan ekonomi masyarakat lokal.

Melalui audiensi ini, Pemerintah Kabupaten Pesawaran mengundang ITERA untuk menjadikan berbagai kawasan di Pesawaran sebagai laboratorium terpadu dalam kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan model prototipe pengembangan desa wisata yang dapat direplikasi di wilayah lain serta mendukung penyusunan studi kelayakan dan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah daerah.

Program Studi Pariwisata ITERA menyambut baik inisiasi kolaborasi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah berbasis potensi lokal, keberlanjutan, dan pemberdayaan masyarakat.

Categories: Berita Uncategorized

Disparpora Lampung Timur Jajaki Kerja Sama dengan Prodi Pariwisata ITERA untuk Pengembangan Destinasi Wisata Daerah

Lampung Selatan, 12 Desember 2025 — Program Studi Pariwisata Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menerima kunjungan dari Dinas Pariwisata dan Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Lampung Timur dalam rangka penjajakan kerja sama pengembangan destinasi pariwisata daerah. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung fokus dan keunggulan Prodi Pariwisata ITERA yang menitikberatkan pada pengembangan destinasi wisata berbasis riset dan perencanaan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Surya Tri Esthi W., selaku Dosen Pariwisata ITERA, memaparkan berbagai potensi pariwisata yang dapat digali di Kabupaten Lampung Timur. Pemaparan tersebut disertai contoh praktik baik (best practice) pengembangan pariwisata di wilayah Pesisir Barat yang pernah dilakukan dalam penyusunan Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (RIPPARDA) Kabupaten Lampung Barat. Contoh tersebut menunjukkan bagaimana peran akademisi dan perguruan tinggi dapat berkontribusi langsung dalam perencanaan dan pengembangan pariwisata daerah.

Lebih lanjut, pertemuan ini juga membahas bentuk kerja sama konkret yang dapat diwujudkan dalam waktu dekat. Salah satu bentuk kolaborasi yang diharapkan adalah keterlibatan mahasiswa Prodi Pariwisata ITERA dalam memberikan umpan balik (feedback) akademik melalui kegiatan Kerja Praktik (KP), penelitian, serta kegiatan akademik lainnya yang relevan dengan kebutuhan Pemda Lampung Timur.

Melalui kerja sama ini, diharapkan Pemerintah Daerah Lampung Timur dapat memperoleh dukungan kajian dan rekomendasi berbasis akademik, sementara mahasiswa mendapatkan ruang pembelajaran kontekstual dan pengalaman lapangan yang selaras dengan pengembangan pariwisata daerah. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong pengembangan pariwisata Lampung Timur yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Tentang Prodi Pariwisata ITERA
Program Studi Pariwisata ITERA berfokus pada pengembangan destinasi wisata, perencanaan kepariwisataan, serta penguatan potensi lokal berbasis riset dan keberlanjutan, khususnya di wilayah Sumatera dan sekitarnya.

Categories: Uncategorized