Sejarah dan Profil Program Studi Pariwisata

Pariwisata merupakan sektor ekonomi penting di Indonesia. Berbagai keindahan alam, kultur, dan warisan leluhur Indonesia yang tak ternilai perlu terus kita gaungkan. Pariwisata mempunyai posisi strategis dalam peningkatan devisa negara yang diharapkan menjadi salah satu sektor penggerak untuk kesejahteraan rakyat. Akan tetapi potensi yang sangat besar tersebut belum berjalan maksimal dan menyeluruh dikarenakan beberapa kendala, salah satunya keterbatasan sumber daya manusia dan riset yang tepat dalam pengembangan sektor pariwisata.

Pengembangan keilmuan dari Program Studi Pariwisata diarahkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli kepariwisataan di Indonesia yang sejalan dengan rencana rencana strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2020 – 2024 dengan misi peningkatan kualitas manusia Indonesia melalui peningkatan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Selain hal tersebut, pengembangan program studi pariwisata di Institut Teknologi Sumatera akan mempercepat dalam pengembangan sektor pariwisata khususnya di Pulau Sumatera yang menyimpan banyak potensi dan tantangan.

Berikut beberapa permasalahan pariwisata yang dihadapi Indonesia khususnya Pulau Sumatera (Rencana Strategi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2020 – 2024): (1) Ketersediaan konektivitas dan Infrastruktur dalam mencapai lokasi destinasi yang masih belum baik membuat pariwisata di Pulau Sumatera belum optimal; (2) SDM Pariwisata dan Pendidikan Tinggi Pariwisata masih belum kompeten bukan hanya di level tenaga teknis namun juga level teknokrat; (3) Kesiapan masyarakat di sekitar destinasi masih terbatas, sehingga perlu ada penanaman nilai dan pemahaman akan tujuan pariwisata Pulau Sumatera, pendidikan dan pelatihan keterampilan; (4) Masih lemahnya daya saing pariwisata, sehingga berdampak pada lambatnya pertumbuhan di sektor Pariwisata. Dalam mendukung hal tersebut dibutuhkan penguatan riset dan inovasi pariwisata di Sumatera; (5) Pengembangan tanggung jawab lingkungan sebagai upaya meningkatkan daya saing usaha pariwisata di Pulau Sumatera.

Diharapkan dengan fokus keilmuan di Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menjadi wadah inovasi yang tepat dalam percepatan pengembangan pariwisata khususnya di Sumatera. Hal ini sejalan dengan Rencana Strategis Pengembangan ITERA tahun 2019-2024 tentang penguatan ITERA sebagai Research University. Dalam menjawab permasalahan dan tantangan di sektor Pariwisata untuk itu ITERA mendirikan Program studi Pariwisata pada level strata-1 sebagai target jangka pendek dan strata-2 sebagai target jangka panjang.

Identitas Program Studi Pariwisata

Saat ini sebagian besar program sarjana pariwisata berorientasi pada pelayanan dan manajemen dari hilirisasi kepariwisataan Manajemen, Perhotelan, Pemandu Wisata, dll). Saat ini Pulau Sumatera membutuhkan program sarjana di bidang pariwisata yang mampu secara komprehensif menyusun perencanaan, kebijakan, daya tampung, lingkungan, pengelolaan hingga strategi melakukan marketing.

Dalam upaya untuk menjawab kebutuhan permasalahan tersebut, diperlukan lulusan yang memiliki kemampuan teknik perencanaan, evaluasi kebijakan, pengolahan hingga pemasaran sebagai upaya menghubungkan komponen pariwisata, sehingga dapat menciptakan bidang pariwisata yang terintegrasi dan komprehensif. Terbentuknya Program Studi Pariwisata Institut Teknologi Sumatera akan menjadi program studi yang secara teknis dan komprehensif mampu menciptakan kepariwisataan dari hulu (Proses Perencanaan) ke hilir (Proses Pemasaran). Program Studi Pariwisata di ITERA memiliki keunikan dan keunggulan berupa program keilmuan yang menyiapkan kepariwisataan secara teknis dan komprehensif. Keberadaan program keilmuan ini perlu menjawab berbagai permasalahan dalam pengembangan pariwisata di Indonesia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *