Program Studi Pariwisata ITERA Jajaki Kolaborasi Pengembangan Destinasi Wisata Berkelanjutan di Kabupaten Pesawaran

Lampung Selatan- 28 April 2026 Program Studi Pariwisata Institut Teknologi Sumatera (ITERA) bersama Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan (FTIK) melaksanakan audiensi dan diskusi strategis bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran dalam rangka membahas perencanaan pengembangan destinasi pariwisata berbasis masyarakat dan kolaborasi lintas sektor. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 25 September 2025 di Ruang E104 ITERA. Diskusi ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah untuk mendukung pengembangan kawasan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Pesawaran. Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai potensi dan tantangan pengembangan pariwisata, khususnya di kawasan Teluk Pandan, Way Ratai, Ketapang, serta beberapa desa yang memiliki potensi unggulan berbasis pertanian, UMKM, dan wisata pesisir.

Pemerintah Kabupaten Pesawaran menyampaikan bahwa sektor pariwisata memiliki potensi besar, namun belum memberikan dampak optimal terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembangunan yang lebih terintegrasi melalui kolaborasi sektor pariwisata, pertanian, UMKM, dan pemberdayaan masyarakat desa.

Salah satu fokus pembahasan adalah pengembangan hilirisasi komoditas cokelat sebagai produk unggulan daerah. Kabupaten Pesawaran memiliki potensi produksi cokelat yang besar, khususnya di kawasan Way Ratai. Namun demikian, rendahnya nilai jual komoditas serta belum optimalnya pengolahan produk menjadi tantangan yang perlu diselesaikan bersama. Dalam diskusi tersebut, muncul gagasan pengembangan desa wisata berbasis cokelat yang mengintegrasikan sektor pertanian, UMKM, serta wisata gastronomi dengan melibatkan generasi muda.

Selain itu, peserta diskusi juga membahas pentingnya pengembangan model bisnis kreatif seperti coffee shop atau chocolate shop untuk mendukung pemasaran produk lokal. Pemerintah daerah juga mendorong adanya kolaborasi bersama Program Studi Pariwisata dan program studi lain di ITERA, seperti Teknik Mesin dan Teknik Elektro, dalam pengembangan mesin pengolahan cokelat yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Dalam aspek pengembangan kawasan, perhatian juga diberikan pada isu aksesibilitas dan pengembangan koridor wisata yang mengintegrasikan potensi wisata pesisir, hortikultura, dan desa wisata. Kawasan Ketapang turut menjadi perhatian karena adanya rencana pengembangan zona pertahanan yang berpotensi memengaruhi aktivitas ekonomi dan pariwisata masyarakat sekitar. Oleh sebab itu, diperlukan kajian mendalam terkait prioritas pembangunan, skema relokasi, serta strategi pengembangan kawasan yang tetap memperhatikan keberlanjutan sosial dan ekonomi masyarakat lokal.

Melalui audiensi ini, Pemerintah Kabupaten Pesawaran mengundang ITERA untuk menjadikan berbagai kawasan di Pesawaran sebagai laboratorium terpadu dalam kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan model prototipe pengembangan desa wisata yang dapat direplikasi di wilayah lain serta mendukung penyusunan studi kelayakan dan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah daerah.

Program Studi Pariwisata ITERA menyambut baik inisiasi kolaborasi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah berbasis potensi lokal, keberlanjutan, dan pemberdayaan masyarakat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot depo 5k; slot depo 10k; slot dana; slot88; slot gacor; slot deposit 5000; slot depo 5k; slot gacor; slot gacor; slot gacor; slot gacor