Program Studi Pariwisata (ITERA) Menjadi Kampus Pertama dalam Membantu Perumusan Tata Kelola Desa Wisata Kelawi, Lampung Selatan.

(Kamis/12 Oktober/2023)

Agenda ini dimulai pada pukul (10.00 WIB) dengan dinyanyikannya lagu wajib Indonesia Raya secara bersama sama dan dibuka oleh Kepala Desa Kelawi, dilanjutkan sambutan dan sedikit pendahuluan tentang Tata Kelola Desa Wisata Kelawi oleh perwakilan dari Dinas Pariwisata Lampung Selatan yaitu Syaifuddin, S.E., M.I.P.

 “Pada kesempatan kali ini, ada sebuah kesepakatan untuk mengatur tentang keseluruhannya (tata kelola Desa Kelawi) oleh pihak pengurus desa, masyarakat, dan pihak lainnya yang ikut terlibat”, tutur Syaifuddin, S.E., M.I.P.

Selanjutnya, pendahuluan materi dibuka oleh Rifqi Asy’ari, S.Par., M.Par. selaku Dosen Program Studi Pariwisata ITERA, yang membahas mengenai Tata Kelola Desa Wisata. Beliau mengatakan “Tujuannya di adakannya pelatihan tata kelola ini, dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran para stakeholder dalam pembangunan desa wisata.”

Daya tarik yang ada di Minang Rua Desa Wisata Kelawi, Lampung Selatan meliputi pantai, air terjun dan fauna yang di jaga di area sekitar. Infrastruktur, akomodasi, dan amenitas yang ada di Minang Rua masih dalam tahap pembangunan. Materi selanjutnya disampaikan secara lengkap oleh Dosen Program Studi Pariwisata lainnya yaitu Surya Tri Esthi Wira Hutama, S.T., M.PWK. Adapun beberapa paparan beliau adalah sebagai berikut:

“Terdapat beberapa faktor yang menjadi keberhasilan dari community based-tourism dalam pengembangan desa wisata adalah :

1. Keunikan lokasi merupakan daya tarik utama. Loksi ini dapat berupa daya tarik fisik alam, sejarah dan budaya.

2. Pelibatan masyarakat sebagai pelaku wisata utama.

3. Fasilitasi Dana Berdasarkan Embrio Pelaku wisata.

4. Tokoh Penggerak merupakan orang – orang yang memiliki peran besar dalam menggerakkan masyarakat.

5. Link merupakan hubungan kemitraan yang terjalin dengan stakeholder penting yang memiliki andil dalam pengembangan desa wisata. Apabila semua faktor-faktor ini dapat terpenuhi makan akan tercapai keberhasilan dan keberlanjutan yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat yang berada di daerah sekitar.”

Menjelang akhir rangkaian acara pada pukul 11.40 WIB, Surya Tri Esthi Wira Hutama, S.T., M.PWK. memberikan sebuah mini games dalam perumusan beberapa faktor tata telola. Membentuk beberapa kelompok sesuai dengan bidang stakeholder pengembangan Desa Wisata Kelawi, lalu setiap anggota harus menyebutkan lima permasalahan yang menjadi prioritas penghambat dalam Tata Kelola Desa Kelawi dan berikan pula lima solusi prioritas tentang pembangunan desa wisata Kelawi, serta siapa saja yang terlibat dalam hal hal tersebut. Hal ini dimaksudkan, untuk menyatukan setiap komponen yang terlibat langsung dalam pembangunan Desa Wisata Kelawi. kemudian adanya diskusi oleh masing-masing kelompok lalu dibacakan oleh Surya Tri Esthi Wira Hutama, S.T., M.PWK. Setelah itu, setiap kelompok harus memberikan tulisan mengenai permasalahan penghambat tata kelola. Beberapa permasalahan yang ada tersebut akan dipaparkan oleh Surya Tri Esthi Wira Hutama, S.T., M.PWK. dan setiap kelompok diminta untuk memberikan tanggapan persetujuan dan tidak persetujuan dari hal hal yang di prioritaskan tersebut. Adapun hasil dari mini games ini yaitu munculnya indicator-indikator dalam perumusan tata kelola yaitu berupa peraturan desa yang meliputi masalah serta solusi sesuai dengan kesepakat Bersama seluruh peserta pelatihan ini yaitu seluruh stakeholder dalam pengembangan Desa Wisata Kelawi

Dalam agenda pelatihan ini juga terdapat dua dosen Program Studi Pariwisata lainnya yang berperan sebagai fasilitator: Dessy Reza Saputri, S.Par., MM.Par. dan Agnes Tresia Silalahi, S.Par., M.Par. Agenda ini juga melibatkan empat mahasiswa Program Studi Pariwisata yaitu: Alysa Putri Maharani, Kayla Jessenia Efendi, M. Emir Rasya, Mohammad Ilham, dan Putri Ersa Maharani. Kegiatan diakhiri dengan diresmikannya perumusan peraturan Desa Wisata Kelawi, dan diadakannya sesi foto bersama.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *