Demi Meningkatkan Literasi Digital, Prodi Pariwisata ITERA Melakukan Kegiatan Kuliah Umum Terkait Virtual Tourism.

Jumat, 19 April 2024 – Kegiatan Peningkatan Literasi Pariwisata Digital Melalui Virtual Tourism dibuka oleh Dekan Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan ITERA yaitu Arif Rohman, S.T., M.T., beliau berharap dari kegiatan ini dapat memberikan insight terkait virtual tour yang merupakan sebuah inovasi yang menarik di bidang pariwisata, dan diharapkan dapat membuka peluang baru dalam mengenalkan destinasi wisata kepada masyarakat secara virtual.

Selanjutnya pemaparan materi kuliah umum disampaikan oleh Bapak Fauzan Kautsar selaku Product Development CV Bersukaria Tour. Pada kesempatan ini beliau menyampaikan Virtual tour berkembang di era pandemi COVID-19 karena kebijakan pemerintah yang melarang kegiatan di luar ruangan, sehingga menjadi cara sederhana untuk menikmati wisata melalui layar kaca. Virtual tour dapat dibagi menjadi dua jenis: live location dan 360°. Pada live location, pemandu wisata berada langsung di tempat wisata yang diinginkan oleh wisatawan. Kelebihannya, wisatawan dapat melihat kondisi secara langsung tanpa diedit sedikitpun. Namun, kelemahannya adalah membutuhkan kualitas perangkat dan koneksi internet yang sangat baik, karena kualitas video sangat bergantung pada hal tersebut. Sedangkan pada jenis 360°, wisata didasarkan pada pemantauan 360° melalui internet. Kekurangannya, wisatawan tidak dapat merasakan pengalaman tur secara langsung. Namun, kelebihannya adalah tur akan lebih mudah berpindah dan melompat dari satu tempat wisata ke tempat wisata lain dengan cepat dan jarak yang lebih jauh.

    Pembuatan virtual tour harus dilakukan dengan memperhatikan tingkat realisme yang tinggi. Penjelasannya harus bersifat umum dan disampaikan dengan sangat perlahan. Kita bisa memulai dari bandara dan melanjutkan perjalanan langsung ke tempat wisata yang dituju. Virtual tour dapat dijalankan secara mandiri, di mana wisatawan dapat melakukan perjalanan virtual sendiri dengan mengakses contoh virtual tour museum Sumpah Pemuda di DKI Jakarta melalui situs web yang telah disediakan. Dalam virtual tour museum Sumpah Pemuda di DKI Jakarta, pengunjung akan diberikan penjelasan di beberapa spot yang akan memberikan pengalaman seperti mengunjungi museum secara langsung.

    Kemampuan storytelling dalam penyusunan virtual tour menjadi kunci dalam memberikan kepuasan kepada wisatawan, serta membuka akses ke destinasi yang sulit dijangkau, bahkan hingga ke luar angkasa.

    Leave a Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *