Kegiatan FGD dan Benchmarking Pengembangan Kurikulum Bersama, Kerjasama dan Rencana Program MBKM Prodi Pariwisata Bersama Fakultas Pariwisata Universitas Udayana.

Rabu, 15 Juni 2024 – bertempat di Ruang Dosen, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana telah dilakukan FGD dan Benchmarking Pengembangan Kurikulum Bersama, Kerjasama dan Rencana Program MBKM Prodi S1 Pariwisata bersama Fakultas Pariwisata Udayana, Bali. Program Studi Pariwisata di Universitas Udayana telah mengalami perkembangan yang signifikan dalam hal penyesuaian kurikulum dan penerapan metode pembelajaran yang inovatif. Melalui penerapan Metode Belajar dan Mengajar Berbasis Kompetensi (MBKM), mahasiswa memiliki kesempatan untuk memperoleh pengalaman praktis melalui magang dan mengembangkan keterampilan wirausaha. Namun, tantangan tetap ada dalam hal penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan lapangan kerja yang dinamis dan peran aktif dalam mendukung lulusan untuk menjadi enterpreneur yang sukses.

Selain itu, kerjasama dengan industri dan pemangku kepentingan eksternal, seperti pemerintah dan industri pariwisata, menjadi bagian integral dari pengembangan program studi. Diskusi dan keterlibatan eksternal memastikan relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri dan mempersiapkan lulusan untuk tantangan di lapangan. Dalam konteks ini, mata kuliah pilihan dan penekanan pada pengembangan keterampilan kewirausahaan menjadi strategi yang penting dalam mempersiapkan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja. ada upaya untuk memperkuat aspek penelitian dan praktik lapangan dalam kurikulum, seperti melalui penelitian lapangan, studio, dan magang. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam menangani tantangan di lapangan dan menghasilkan solusi yang inovatif. Dengan demikian, Universitas Udayana terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan pariwisata, memperkuat koneksi dengan industri, dan memastikan lulusan siap bersaing dalam pasar kerja global yang semakin kompetitif.

Kunjungan ke laboratorium pariwisata di Universitas Udayana menjadi salah satu kegiatan penting dalam rangka benchmarking yang dilakukan oleh Program Studi S1 Pariwisata Institut Teknologi Sumatera (ITERA). Dalam kunjungan ini, tim dari ITERA mendapat kesempatan untuk melihat langsung berbagai fasilitas, teknologi, dan metode pengajaran yang digunakan di laboratorium pariwisata UNUD. Observasi ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana laboratorium dapat dioptimalkan untuk mendukung pembelajaran praktis dan penelitian dalam bidang pariwisata. Dengan mempelajari praktik terbaik yang diterapkan di UNUD, ITERA berencana untuk mengadopsi dan menyesuaikan beberapa elemen penting ini dalam upaya pengembangan dan penyediaan laboratorium pariwisata yang serupa di kampus mereka. Hal ini diharapkan akan meningkatkan kualitas pendidikan dan pengalaman praktis mahasiswa pariwisata di ITERA, sehingga dapat bersaing di industri pariwisata yang semakin kompetitif.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *